Perpisahan

PERPISAHAN


Aku ingin malam ini menjadi malam kita.
Dua tangan yang saling mengenggam dengan penuh makna.
Langit malam yang bertabur cinta,
Kita berdua.
Di atap rumah tua yang mempesona
Hingga kita lupa bawa perpisahan sedang mengawasi dari balik jendela.
Namun cerita ini bukan tentang malam kita.
Lebih dalam dari itu, ini adalah tentang bagaimana sejatinya perpisahan sedang bersanding dengan kita.
Aku, kau, kita, dan mereka tidak akan pernah ada selamanya
Semesta menyadari itu.
Setiap awal pasti ada akhir,
Setiap start pasti ada finish,
Setiap hidup pasti ada mati.
Perpisahan selalu bersanding dengan kita
Merenggut semua hal yang ada, baik secara sengaja maupun tidak.
Mengambil alih semua rasa bahagia.
Aku benci mengapa perpisahan ada
Aku benci luka dan derita setelah perpisahan berada diantara kita.
Selalu-lah aku menyalahkan waktu
Waktu yang selalu melawan takdirku.
Namun sekarang aku sadar bahwa waktu selalu benar.
Dan aku yang salah,
Salah karena terlalu berlebihan menaruh rasa,
Terlalu berlebihan untuk mencinta
Hingga aku lupa perpisahan akan benar-benar ada.
Jangan pernah benci berpisah
Jangan hapus kenangan pahit manis yang ada
Simpul se-eratnya dan terima dengan baik saat perpisahan melakukan pekerjaannya.
Karena cepat atau lambat, kita memang akan berpisah.

Comments

Popular Posts